Workshop Pembuatan Media Literasi Interaktif bagi Guru

Main Article Content

Sahat T Simorangkir
Bambang Ismaya

Abstract

Penelitian pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan menganalisis konsep dan praktik terbaik Workshop Pembuatan Media Literasi Interaktif bagi Guru melalui studi literatur periode 2020–2025. Hasil kajian menunjukkan bahwa peningkatan literasi digital guru sangat penting untuk menghadapi tantangan pendidikan abad ke-21. Workshop berbasis hands-on learning dan follow-up mentoring terbukti efektif dalam meningkatkan keterampilan teknis dan pedagogis guru. Penerapan model ADDIE memberikan kerangka sistematis dalam merancang pelatihan berbasis bukti (evidence-based practice). Keberhasilan program dipengaruhi oleh dukungan kelembagaan, infrastruktur, dan kolaborasi antar pemangku kepentingan. Strategi adaptif seperti penggunaan perangkat pribadi dan aplikasi open-source juga membantu mengatasi keterbatasan teknologi. Media literasi interaktif yang dirancang secara user-centered mampu meningkatkan motivasi dan literasi kritis siswa. Secara keseluruhan, workshop ini berkontribusi pada transformasi pendidikan dengan memperkuat peran guru sebagai agen perubahan di era digital.

Article Details

Section
Articles
Author Biography

Sahat T Simorangkir, Universitas Indraprasta PGRI

Penelitian pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan menganalisis konsep dan praktik terbaik Workshop Pembuatan Media Literasi Interaktif bagi Guru melalui studi literatur periode 2020–2025. Hasil kajian menunjukkan bahwa peningkatan literasi digital guru sangat penting untuk menghadapi tantangan pendidikan abad ke-21. Workshop berbasis hands-on learning dan follow-up mentoring terbukti efektif dalam meningkatkan keterampilan teknis dan pedagogis guru. Penerapan model ADDIE memberikan kerangka sistematis dalam merancang pelatihan berbasis bukti (evidence-based practice). Keberhasilan program dipengaruhi oleh dukungan kelembagaan, infrastruktur, dan kolaborasi antar pemangku kepentingan. Strategi adaptif seperti penggunaan perangkat pribadi dan aplikasi open-source juga membantu mengatasi keterbatasan teknologi. Media literasi interaktif yang dirancang secara user-centered mampu meningkatkan motivasi dan literasi kritis siswa. Secara keseluruhan, workshop ini berkontribusi pada transformasi pendidikan dengan memperkuat peran guru sebagai agen perubahan di era digital.

References

Amemasor, S.K. (2025). A systematic review on the impact of teacher professional development programs on digital instructional integration. Frontiers in Education.

Branch, R. M. (2021). Instructional Design: The ADDIE Approach (2nd ed.). Springer Nature. https://doi.org/10.1007/978-3-030-76132-5

Ceglie, R., & Black, G. (2021). The Impact of Digital Literacy Workshops on Pre-service Teachers. Journal of Research in Education.

Fitriani, A., & Handoko, T. (2023). Literasi media dan pembelajaran abad ke-21: Tantangan dan strategi bagi guru Indonesia. Jurnal Pendidikan dan Teknologi Informasi, 9(2), 87–101. https://doi.org/10.33503/jpti.v9i2.324

Ismawati, et al. (2023). Interactive Learning Media in Fifth-Grade Indonesian Elementary School Subjects. International Journal of Elementary Education.

Ismawati, S., Pratama, R., & Ningsih, D. (2023). Pengembangan media pembelajaran interaktif berbasis literasi digital untuk meningkatkan motivasi belajar siswa. Jurnal Inovasi Pendidikan dan Pembelajaran Digital, 5(2), 122–135. https://doi.org/10.31004/jippd.v5i2.1765

Kitchenham, B. (2021). Systematic Literature Reviews in Software Engineering: A Practical Guide. Wiley-Blackwell.

Korona, L. (2024). Teacher professional development in digital literacy: A systematic review of workshop-based training models. International Journal of Educational Technology and Training, 8(1), 34–49. https://doi.org/10.1016/ijet.v8i1.2024.0034

Korona, M. (2023). Integrating media literacy across the content areas. Reading Research Quarterly / Journal of Media Literacy Education.

Korona, M. (2024). Online Professional Development: Case study on teachers' perceptions of media literacy integration. Journal of Media Literacy Education.

Mulyani, S., & Hartono, R. (2020). Penggunaan media interaktif berbasis aplikasi digital untuk meningkatkan keterlibatan siswa di era pembelajaran daring. Jurnal Inovasi dan Teknologi Pendidikan, 7(2), 145–158. https://doi.org/10.24114/jitp.v7i2.1593

Nurhayati, D., & Saputra, R. (2025). Collaborative teacher training for interactive literacy media development in Indonesian schools. Asian Journal of Education and Development, 5(1), 63–77. https://doi.org/10.5539/ajed.v5n1.223

Rachman, H., & Sudjana, D. (2022). Efektivitas media pembelajaran interaktif dalam meningkatkan hasil belajar siswa sekolah menengah. Jurnal Teknologi Pendidikan Indonesia, 10(1), 55–70. https://doi.org/10.52316/jtpi.v10i1.1548

Setiawan, D., & Hidayah, N. (2021). Implementasi pelatihan literasi digital guru berbasis ADDIE model dalam meningkatkan kompetensi TIK. Jurnal Teknologi dan Pembelajaran Abad 21, 6(1), 45–59. https://doi.org/10.21009/jtpa21.v6i1.1398

Sobel, T. (2023). The Critical Role of Media Literacy in Health Education: A research and evidence review. (Tinjauan)

Susanti, E., & Wahyuni, R. (2022). Pelatihan guru berbasis hands-on dalam pengembangan media pembelajaran interaktif di sekolah dasar. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Indonesia, 7(3), 211–222. https://doi.org/10.32493/jpkmi.v7i3.1842