Program Pendidikan Nonformal Bagi Anak Putus Sekolah Di Wilayah Pedesaan Cianjur
Main Article Content
Abstract
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
References
Badan Pusat Statistik. (2023). Profil pendidikan Indonesia 2023. Jakarta: BPS.
Deswita, Y., & Nora, D. (2022). Faktor penyebab anak putus sekolah di masa pandemi Covid-19. Jurnal Perspektif Pendidikan, 16(2), 123–135.
Direktorat Pendidikan Masyarakat dan Pendidikan Khusus. (2021). Pedoman penyelenggaraan pendidikan kesetaraan. Jakarta: Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.
Fitriani, W. G., Widyatmike, G., & Rahman, A. (2025). Evaluation of the non-formal education equivalency program in addressing school dropouts at Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Kota Bangun. EduLine: Journal of Education and Learning Innovation, 5(1), 45–58.
Frisnoiry, S., Simanjuntak, M., & Hutabarat, L. (2024). Analisis faktor penyebab anak putus sekolah. J-CEKI: Jurnal Cendekia Ilmiah, 3(1), 45–53.
Henriquez, F. D., Widyanto, K., & Ismail, H. (2024). Implementasi program sanggar kegiatan belajar dalam mengurangi angka putus sekolah melalui pendidikan nonformal di Kabupaten Sikka Provinsi Nusa Tenggara Timur. Praja Observer: Jurnal Penelitian Administrasi Publik. https://doi.org/10.69957/praob.v5i06.2540
Herman, H., Sukmana, S., & Susilo, D. (2025). Peran pendidikan nonformal dalam mengatasi kriminalitas (Studi kasus Desa Soki). Journal of Society Bridge, 3(2), 112–125.
Imaniar, M., Nurhidayatika, N., & Roswati, R. (2024). Peran pendidikan nonformal dalam mengurangi angka putus sekolah di wilayah pedesaan. DIKSI: Jurnal Kajian Pendidikan dan Sosial. https://doi.org/10.53299/diksi.v6i2.1570
Imaniar, M., Nurhidayatika, N., & Roswati, R. (2025). Peran pendidikan nonformal dalam mengurangi angka putus sekolah di wilayah pedesaan. DIKSI: Jurnal Kajian Pendidikan dan Sosial, 4(1), 23–37.
Islam, M. R., & Sim, N. (2021). Education and food consumption patterns: Evidence from Indonesia. arXiv Preprint. https://doi.org/10.48550/arXiv.2109.08124
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia. (2022). Indonesia education statistics in brief 2022. Jakarta: Kemendikbudristek.
Masarilharom, A. H., et al. (2024). Sosialisasi pentingnya pendidikan untuk mengurangi tingkat putus sekolah di Desa Cibareno. Jurnal Pengabdian Dinamika.
Muhammad, I., Ariani, S., & Idris, A. (2023). Jenis pendidikan nonformal di Indonesia. Educator Development Journal. https://doi.org/10.22373/edj.v2i2.5808
Nadila, N., Fatmariza, F., Montessori, M., & Muchtar, H. (2024). Problematika sosial anak putus sekolah di Desa Koto Kapeh Kecamatan Siulak Kabupaten Kerinci. Jurnal Pendidikan Tambusai. https://doi.org/10.31004/jptam.v8i1.13871
Sui-Ni, N. (2023). Peran pemerintah dalam menyediakan pendidikan bermutu. arXiv Preprint. https://doi.org/10.48550/arXiv.2302.12837
Suryadi, A., & Rahmawati, N. (2021). Faktor-faktor penyebab anak putus sekolah di daerah pedesaan. Jurnal Pendidikan dan Kebijakan Publik, 6(2), 115–128.
Syarofah, W. (2021). Faktor-faktor penyebab anak putus sekolah. Jurnal Bina Ilmu Cendekia, 2(1), 67–75.
Utami, R., Putra, A., & Sari, D. (2022). Faktor penyebab anak putus sekolah di Desa Sukadamai. Jurnal Pendidikan dan Konseling, 4(3), 210–218.