Peningkatan Literasi Digital Masyarakat Desa dalam Mendukung Digital Society Menuju Desa Cerdas Melalui Pendidikan Karakter pada Anak dan Remaja Desa

Main Article Content

Hamdiah
Abduloh
Bambang Ismaya3

Abstract

Rendahnya tingkat literasi digital di kalangan anak dan remaja desa menjadi tantangan utama dalam menghadapi perkembangan teknologi informasi dan komunikasi di era digital. Minimnya pemahaman terkait keamanan, etika, dan pemanfaatan teknologi secara produktif menyebabkan masyarakat desa lebih banyak bersifat konsumtif serta rentan terhadap penyalahgunaan media digital. Penelitian ini bertujuan meningkatkan literasi digital masyarakat desa untuk mendukung terwujudnya digital society menuju desa cerdas melalui penguatan pendidikan karakter pada anak dan remaja. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR), yang menekankan partisipasi aktif masyarakat dalam setiap tahap penelitian, mulai dari identifikasi masalah, perencanaan, implementasi program edukasi literasi digital, hingga evaluasi dan refleksi. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, kuesioner pre-test dan post-test, wawancara, serta diskusi kelompok terarah (FGD), dan dianalisis menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan pada aspek literasi digital, meliputi kemampuan akses informasi, keamanan digital, serta penerapan etika dan tanggung jawab dalam penggunaan teknologi. Pendidikan karakter yang diintegrasikan ke dalam program terbukti membentuk perilaku digital yang lebih disiplin, bertanggung jawab, dan produktif. Dengan keterlibatan aktif anak, remaja, orang tua, dan perangkat desa, tercipta komunitas literasi digital yang berkelanjutan, yang mendukung transformasi menuju desa cerdas yang adaptif dan berdaya saing di era digital.

Article Details

Section
Articles
Author Biography

Hamdiah, Universitas Malikussaleh

Rendahnya tingkat literasi digital di kalangan anak dan remaja desa menjadi tantangan utama dalam menghadapi perkembangan teknologi informasi dan komunikasi di era digital. Minimnya pemahaman terkait keamanan, etika, dan pemanfaatan teknologi secara produktif menyebabkan masyarakat desa lebih banyak bersifat konsumtif serta rentan terhadap penyalahgunaan media digital. Penelitian ini bertujuan meningkatkan literasi digital masyarakat desa untuk mendukung terwujudnya digital society menuju desa cerdas melalui penguatan pendidikan karakter pada anak dan remaja. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR), yang menekankan partisipasi aktif masyarakat dalam setiap tahap penelitian, mulai dari identifikasi masalah, perencanaan, implementasi program edukasi literasi digital, hingga evaluasi dan refleksi. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, kuesioner pre-test dan post-test, wawancara, serta diskusi kelompok terarah (FGD), dan dianalisis menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan pada aspek literasi digital, meliputi kemampuan akses informasi, keamanan digital, serta penerapan etika dan tanggung jawab dalam penggunaan teknologi. Pendidikan karakter yang diintegrasikan ke dalam program terbukti membentuk perilaku digital yang lebih disiplin, bertanggung jawab, dan produktif. Dengan keterlibatan aktif anak, remaja, orang tua, dan perangkat desa, tercipta komunitas literasi digital yang berkelanjutan, yang mendukung transformasi menuju desa cerdas yang adaptif dan berdaya saing di era digital.

References

Aisyah, R. N. (2023). Peningkatan Literasi Digital Masyarakat Melalui Pelatihan Digital Berbasis Edukasi Humanis di Desa Bader, Madiun. Jurnal Pengabdian Adipati, 4(2), 75–82.

Anggraeni, A., & Ramadhan, Y. (2022). Literasi Digital Anak dan Remaja dalam Meningkatkan Kesadaran Etika Bermedia Sosial. Jurnal Pendidikan Karakter, 12(3), 204–218.

Apriani, D., & Kusnadi, D. (2023). Peningkatan Literasi Digital Masyarakat Desa Bader Kabupaten Madiun melalui Edukasi Berbasis Teknologi. Jurnal Adipati, 5(2), 45–53. ejurnal.itats.ac.id/adipati/article/view/7326.

Fitriani, H. (2022). Peran Orang Tua dalam Membimbing Penggunaan Gadget pada Anak di Desa Wonosalam. Skripsi, UIN Walisongo. eprints.walisongo.ac.id/22109.

Fitriani, R., & Kurniawan, H. (2023). Pemanfaatan Literasi Digital dalam Meningkatkan Pendidikan Karakter Siswa Sekolah Dasar di Daerah 3T. Jurnal Aksi Kita, 3(1), 45–53.

Handayani, M. (2021). Pendidikan Karakter melalui Pembelajaran Digital Interaktif di SDN 2 Kesik Lombok Timur. Skripsi. STKIP Hamzanwadi.

Hapsari, N. D., & Rachmawati, L. (2023). Pendidikan Karakter melalui Literasi Digital di SMA Negeri 1 Bengkulu Tengah. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi, 6(1), 55–62.

Kurnia, D. R. (2022). Model Pendidikan Karakter Melalui Literasi Digital Berbasis Nilai Islam Humanis di SMA Muhammadiyah Makassar. Jurnal EDUKASI, 14(2), 112–123.

Kurniawan, A., & Sari, L. (2023). Desa Karanganyar Menuju Smart Village Berbasis Literasi Digital Komunitas. Jurnal Babakti, 9(1), 77–86. ejournal.unsika.ac.id/babakti/article/view/67.

Lestari, M., & Nurhayati, S. (2022). Pendampingan Literasi Digital bagi Anak dan Remaja di Wilayah Perdesaan. Jurnal Aksi Kita, 7(1), 12–20.

Mulyani, E., & Suhendar, D. (2022). Pendidikan Karakter dan Digitalisasi: Integrasi Nilai Karakter pada Pembelajaran Berbasis Teknologi. Jurnal Pendas, 7(2), 89–97.

Munawaroh, S. (2022). Pemanfaatan Quizziz dalam Meningkatkan Nilai Karakter Siswa SD di Wilayah Pedesaan. Skripsi, Universitas Hamzanwadi. eprints.hamzanwadi.ac.id/5532.

Nasyiah, F. (2021). Penguatan Pendidikan Karakter Melalui Literasi Digital pada Anak di Era Digital. Jurnal Ibtidaiyah, 5(1), 34–42.

Nurhidayat, M., & Fauzi, A. (2022). Desa Karanganyar Menuju Smart Village: Peran Literasi Digital dalam Transformasi Sosial. Jurnal BABAKTI: Bhakti Abdi Bakti untuk Negeri, 2(2), 43–51.

Rahmawati, D. (2021). Peran Orang Tua dalam Mengarahkan Penggunaan Gadget pada Remaja di Desa Wonosalam. Skripsi. UIN Walisongo.

Rahmawati, I. (2021). Perlindungan Anak dari Kekerasan Seksual Digital: Tantangan Literasi Digital pada Remaja Desa. Jurnal Pendidikan dan Sosial, 3(2), 101–110. jurnal.unusultra.ac.id/jisdik/article/view/318.

Santoso, A. (2023). Implementasi Pendidikan Karakter Berbasis Literasi Digital di SMAN 01 Bengkulu Tengah. Jurnal Ilmu Pendidikan, 14(3), 89–98.

Sutrisno, A., & Hadi, W. (2022). Risiko Rendahnya Literasi Digital pada Remaja Desa: Studi Kasus Desa Kolono Timur. Jurnal Ilmiah Studi Pendidikan Dasar, 6(1), 35–42.

Wijayanti, E. (2022). Pendidikan Karakter Melalui Literasi Digital di Sekolah Dasar. Jurnal Pendas, 13(2), 45–53.

Zulfikar, H., & Nirmala, A. (2022). Teknologi Humanistik dalam Literasi Digital untuk Pembentukan Karakter Siswa SMA Muhammadiyah Makassar. Jurnal Edukasi, 8(2), 55–64.