Journal Sains and Education
https://journal.sabajayapublisher.com/index.php/jse
<div style="text-align: justify;"><strong>JOURNAL SAINS AND EDUCATION</strong>, with ISSN <a href="https://issn.brin.go.id/terbit/detail/20230125360883401" target="_blank" rel="noopener">2986-0199</a> (Online) is an international journal and double-blind peer-reviewed biannually journal published by <a href="https://sabajayapublisher.com/">SABA JAYA PUBLISHER.</a> </div> <div style="text-align: justify;">Journal Science and Education is to provide a forum for the sharing, dissemination and discussion of research, experience and perspectives across a wide range of education, teaching, development, instruction, evaluation and assessment, educational media, educational projects and innovations, learning methodologies and new technologies in science education implemented in primary, secondary, and tertiary education. Criteria for publication in this journal are novelty, quality and general interest in experimental and theoretical science education.</div>Saba Jaya Publisheren-USJournal Sains and Education2986-0199Hubungan Kurikulum Merdeka dengan Peningkatan Kompetensi Siswa di SMKN 4 Bandung
https://journal.sabajayapublisher.com/index.php/jse/article/view/530
<p>Kurikulum merdeka diperkenalkan sebagai langkah yang strategis dalam merespons dinamika kebutuhan dunia pendidikan dan tantangan global abad ke-21. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara penerapan Kurikulum Merdeka dengan peningkatan kompetensi siswa khususnya di SMKN 4 Bandung. Metodde penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan observasii dan wawncara. Data kemudian diperoleh melalui pengematan langsung ketika kegiatan pembelajaran serta wawancara mendalam dengan guru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan kurikulum merdeka berkontribusi signifikan terhadap peningkatan kompetensi siswa khususnya oada keterampilan vokasi, berpikir kritis dan kreativitas.</p>Alvina RahmawatiMuhammad Hasan Basari
Copyright (c) 2026 JSE Journal Sains and Education
https://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0
2026-08-312026-08-3140210.59561/jse.v4i02.530Pengaruh Literasi Sains terhadap Prestasi Akademik Peserta Didik
https://journal.sabajayapublisher.com/index.php/jse/article/view/775
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh literasi sains terhadap prestasi akademik peserta didik. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif dengan jenis penelitian ex post facto. Data dikumpulkan melalui angket untuk mengukur literasi sains dan tes untuk mengukur prestasi akademik peserta didik. Sampel penelitian berjumlah 60 peserta didik yang dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Analisis data dilakukan dengan menggunakan regresi linier sederhana yang didahului dengan uji prasyarat analisis, yaitu uji normalitas dan homogenitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi sains peserta didik berada pada kategori cukup hingga baik, sedangkan prestasi akademik berada pada kategori baik. Hasil uji regresi linier sederhana menunjukkan adanya pengaruh positif dan signifikan antara literasi sains terhadap prestasi akademik peserta didik, dengan persamaan regresi Y = 35,12 + 0,59X. Hasil uji hipotesis menunjukkan nilai signifikansi lebih kecil dari 0,05, sehingga hipotesis alternatif diterima. Selain itu, nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,417 menunjukkan bahwa literasi sains memberikan kontribusi sebesar 41,7% terhadap prestasi akademik peserta didik, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa literasi sains memiliki peran penting dalam meningkatkan prestasi akademik peserta didik. Oleh karena itu, diperlukan upaya peningkatan literasi sains melalui inovasi pembelajaran, pemanfaatan teknologi, serta penguatan lingkungan belajar yang mendukung.devi mariamBambang Ismaya
Copyright (c) 2026 JSE Journal Sains and Education
https://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0
2026-08-312026-08-3140210.59561/jse.v4i02.775Etika Digital Dalam Dunia Pendidikan Strategi Menghadapi Kecerdasan Buatan Plagiarisme Dan Kebocoran Data
https://journal.sabajayapublisher.com/index.php/jse/article/view/658
<p>Penelitian ini menganalisis dampak penggunaan kecerdasan buatan (<em>artificial intelligence</em>/<em>AI</em>) generatif terhadap integritas akademik di dunia pendidikan dan mengevaluasi keterbatasan metode deteksi plagiarisme konvensional dalam menghadapi kemajuan teknologi AI. Selain itu, penelitian mengidentifikasi risiko kebocoran data dan masalah privasi yang muncul dari pemanfaatan AI dalam pembelajaran. Metode kualitatif deskriptif digunakan dengan pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan studi dokumen di institusi pendidikan yang sudah mengintegrasikan AI. Hasil menunjukkan AI generatif memberikan manfaat seperti personalisasi materi dan percepatan umpan balik, namun juga menimbulkan tantangan serius terkait plagiarisme yang sulit dideteksi dan ancaman privasi data akibat minimnya regulasi. Penilaian berbasis proses direkomendasikan sebagai alternatif untuk menilai keterlibatan intelektual dan kreativitas siswa. Penelitian ini menegaskan pentingnya integrasi literasi AI, etika digital, dan mekanisme perlindungan data berbasis <em>privacy by design</em> guna memastikan pemanfaatan AI yang etis dan mendukung kualitas pendidikan tanpa mengorbankan integritas akademik.</p>Zikry Indra Fadillah
Copyright (c) 2026 JSE Journal Sains and Education
https://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0
2026-08-312026-08-3140210.59561/jse.v4i02.658Teacher and Student Perceptions of the Use of Virtual Laboratories in Science Learning
https://journal.sabajayapublisher.com/index.php/jse/article/view/395
<p>The laboratory plays a crucial role in science education, providing students with hands-on experiences essential for grasping scientific concepts. This piece emphasizes the significance of laboratories, highlighting their importance across diverse learning settings. Beyond physical confines, laboratories offer students opportunities to actively participate in experiments, fostering the development of fundamental skills and deepening their understanding of complex theories. Furthermore, laboratories ignite students' curiosity and passion for science by demonstrating practical applications of classroom teachings. Through laboratory work, students not only expand their knowledge but also establish connections between theoretical concepts and real-world scenarios, laying a solid groundwork for future scientific exploration. Moreover, laboratories promote principles of safety and ethics, instilling in students a sense of responsibility in scientific endeavors. In summary, laboratories serve as dynamic environments that enrich science education, empowering students and cultivating a new generation of innovative thinkers in the scientific community</p>Savira RahmadheaDavid WilliamsJessica Brown
Copyright (c) 2026 JSE Journal Sains and Education
https://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0
2026-08-312026-08-3140210.59561/jse.v4i02.395Pemanfaatan Artificial Intelligence dalam Meningkatkan Kualitas Pembelajaran Sains di Sekolah
https://journal.sabajayapublisher.com/index.php/jse/article/view/774
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh perkembangan Artificial Intelligence (AI) yang semakin pesat dan potensinya dalam meningkatkan kualitas pembelajaran sains di sekolah. Permasalahan utama dalam pembelajaran sains adalah rendahnya pemahaman konsep, keterlibatan siswa, serta kurangnya inovasi dalam metode pembelajaran. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemanfaatan AI sebagai solusi dalam meningkatkan kualitas pembelajaran sains. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi pustaka, di mana data diperoleh dari berbagai jurnal nasional dan internasional yang relevan. Teknik analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa AI mampu meningkatkan kualitas pembelajaran melalui personalisasi pembelajaran, penyediaan media interaktif, serta pemberian umpan balik secara cepat dan akurat. Selain itu, integrasi AI dengan pembelajaran berbasis inquiry dapat meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa. Namun, implementasi AI masih menghadapi tantangan, seperti keterbatasan infrastruktur, kesiapan guru, dan aspek etika penggunaan teknologi. Oleh karena itu, diperlukan strategi yang tepat dalam penerapan AI agar dapat memberikan manfaat yang optimal dalam pembelajaran sains.Adelia MaharaniBambang Ismaya
Copyright (c) 2026 JSE Journal Sains and Education
https://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0
2026-08-312026-08-3140210.59561/jse.v4i02.774