SABAJAYA Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
https://journal.sabajayapublisher.com/index.php/jpkm
<div class="flex max-w-full flex-col flex-grow"> <div class="min-h-8 text-message flex w-full flex-col items-end gap-2 whitespace-normal break-words text-start [.text-message+&]:mt-5" dir="auto" data-message-author-role="assistant" data-message-id="fd47a2e7-14df-44db-83bf-f2f69f7f6af4" data-message-model-slug="gpt-4o"> <div class="flex w-full flex-col gap-1 empty:hidden first:pt-[3px]"> <div class="markdown prose w-full break-words dark:prose-invert dark"> <p><strong>SABAJAYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat</strong> is an international, biannual, double-blind peer-reviewed journal published by SABAJAYA Publisher, with ISSN 2986-125X (Online). The journal focuses on community service and applied research, transforming the results of quantitative and qualitative studies into formats that directly benefit communities. It covers a wide range of scientific disciplines, including computer science, social sciences, education, natural sciences, sports, language, business and economics, engineering and vocational studies, as well as arts. By providing a platform for the dissemination of research findings, SABAJAYA aims to promote the practical application of knowledge to address societal needs and challenges.</p> </div> </div> </div> </div>SABA JAYA PUBLISHERen-USSABAJAYA Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat2986-125XWorkshop Pembuatan Media Literasi Interaktif bagi Guru
https://journal.sabajayapublisher.com/index.php/jpkm/article/view/873
Penelitian pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan menganalisis konsep dan praktik terbaik Workshop Pembuatan Media Literasi Interaktif bagi Guru melalui studi literatur periode 2020–2025. Hasil kajian menunjukkan bahwa peningkatan literasi digital guru sangat penting untuk menghadapi tantangan pendidikan abad ke-21. Workshop berbasis hands-on learning dan follow-up mentoring terbukti efektif dalam meningkatkan keterampilan teknis dan pedagogis guru. Penerapan model ADDIE memberikan kerangka sistematis dalam merancang pelatihan berbasis bukti (evidence-based practice). Keberhasilan program dipengaruhi oleh dukungan kelembagaan, infrastruktur, dan kolaborasi antar pemangku kepentingan. Strategi adaptif seperti penggunaan perangkat pribadi dan aplikasi open-source juga membantu mengatasi keterbatasan teknologi. Media literasi interaktif yang dirancang secara user-centered mampu meningkatkan motivasi dan literasi kritis siswa. Secara keseluruhan, workshop ini berkontribusi pada transformasi pendidikan dengan memperkuat peran guru sebagai agen perubahan di era digital.Sahat T SimorangkirBambang Ismaya
Copyright (c) 2026 SABAJAYA Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
https://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0
2026-09-302026-09-3040510.59561/sabajaya.v4i05.873Pengembangan Kompetensi Karyawan dalam Meningkatkan Kinerja dan Produktivitas Kerja di Palembang
https://journal.sabajayapublisher.com/index.php/jpkm/article/view/871
Pengembangan kompetensi karyawan merupakan strategi penting dalam meningkatkan kinerja dan produktivitas kerja organisasi di tengah perubahan lingkungan kerja yang dinamis. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi karyawan secara komprehensif melalui penguatan pengetahuan kerja, pengembangan keterampilan teknis dan nonteknis, serta pembentukan sikap dan etika kerja profesional. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi pelatihan, pendampingan, diskusi kasus, simulasi pekerjaan, serta evaluasi dan refleksi kinerja. Peserta kegiatan terdiri atas karyawan operasional dan staf administrasi dari organisasi mitra. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman karyawan terhadap tugas dan prosedur kerja, peningkatan keterampilan dalam menyelesaikan pekerjaan, serta perubahan sikap kerja ke arah yang lebih disiplin, bertanggung jawab, dan berorientasi pada kualitas. Pengembangan kompetensi yang dilakukan secara terstruktur terbukti memberikan dampak positif terhadap kinerja individu dan produktivitas kerja secara keseluruhan. Kegiatan PKM ini menegaskan bahwa pengembangan kompetensi karyawan tidak hanya berfungsi sebagai upaya peningkatan kemampuan individu, tetapi juga sebagai investasi strategis organisasi dalam mendukung kinerja dan keberlanjutan usaha. Program ini diharapkan dapat menjadi model pengembangan kompetensi karyawan yang aplikatif dan berkelanjutan.Desi Ulpa AnggrainiRisa AndrianiYeni MarsihFeri Supriyanto
Copyright (c) 2026 SABAJAYA Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
https://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0
2026-09-302026-09-3040510.59561/sabajaya.v4i05.871Peningkatan Literasi Hukum dalam Pemanfaatan Artificial Intelligence di Era Digital
https://journal.sabajayapublisher.com/index.php/jpkm/article/view/875
Perkembangan Artificial Intelligence (AI) telah membawa perubahan signifikan di berbagai bidang, namun belum diimbangi dengan literasi hukum masyarakat yang memadai. Kondisi ini berpotensi memicu berbagai permasalahan, seperti penyalahgunaan data pribadi, pelanggaran hak cipta, deepfake, dan kejahatan siber. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan, pemahaman, dan kesadaran mahasiswa mengenai aspek hukum dalam pemanfaatan AI di era digital. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif-edukatif melalui sosialisasi, penyuluhan hukum, diskusi interaktif, studi kasus, simulasi penggunaan AI, serta evaluasi menggunakan pre-test dan post-test. Kegiatan diikuti oleh 40 mahasiswa. Hasil menunjukkan peningkatan pemahaman peserta, terutama pada regulasi hukum AI (38% menjadi 90%), perlindungan data pribadi (46% menjadi 93%), risiko penyalahgunaan AI (42% menjadi 92%), dan etika penggunaan AI (40% menjadi 94%). Kegiatan ini efektif meningkatkan literasi hukum peserta sehingga mampu memanfaatkan AI secara aman, etis, dan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.Bambang IsmayaZulham
Copyright (c) 2026 SABAJAYA Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
https://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0
2026-09-302026-09-3040510.59561/sabajaya.v4i05.875Penyuluhan Hukum Pidana tentang Pencegahan Tindak Pidana Kekerasan terhadap Anak
https://journal.sabajayapublisher.com/index.php/jpkm/article/view/872
Kekerasan terhadap anak, khususnya kekerasan seksual, masih menjadi permasalahan serius di Indonesia, ditandai dengan tingginya angka kejadian dan rendahnya tingkat pelaporan. Rendahnya literasi hukum masyarakat, stigma sosial, budaya patriarki, serta lemahnya koordinasi antar pemangku kepentingan menjadi faktor utama yang menghambat pencegahan dan penanganan kasus. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran hukum, membangun keberanian masyarakat dalam melaporkan kasus, serta memperkuat peran lintas sektor dalam pencegahan kekerasan terhadap anak. Kegiatan dilaksanakan di Medan pada 2 Agustus 2026 dengan metode partisipatif yang meliputi penyampaian materi, pemutaran video edukasi, simulasi pelaporan, studi kasus, serta evaluasi pre-test dan post-test. Peserta berjumlah 45 orang yang terdiri dari guru, orang tua, tokoh masyarakat, perangkat desa, dan perwakilan organisasi pemuda. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pemahaman hukum dari 68% menjadi 89% setelah kegiatan. Peserta juga membentuk kelompok relawan perlindungan anak, merencanakan kerja sama dengan aparat kepolisian dan sekolah, serta membuat jalur komunikasi cepat untuk pelaporan kasus. Hambatan yang teridentifikasi meliputi rendahnya literasi hukum, stigma sosial, tekanan keluarga terhadap korban, dan kurangnya pelatihan pendidik. Kegiatan ini membuktikan bahwa metode penyuluhan interaktif efektif dalam meningkatkan literasi hukum dan membangun keberanian melapor. Untuk keberlanjutan dampak, diperlukan program penyuluhan berkelanjutan, dukungan nyata dari pemerintah dan aparat penegak hukum, serta kolaborasi lintas sektor yang terintegrasi.Henny Saida FloraLena Claudia Angwarmasse
Copyright (c) 2026 SABAJAYA Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
https://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0
2026-09-302026-09-3040510.59561/sabajaya.v4i05.872Transformasi Paradigma Media Pembelajaran: Peningkatan Kompetensi Guru Mi Mathla’ul Anwar Iii Pakisjaya Melalui Pelatihan Video Interaktif Berbasis Lumi Education
https://journal.sabajayapublisher.com/index.php/jpkm/article/view/876
Tuntutan Kurikulum Merdeka mengharuskan guru memiliki kompetensi digital untuk menciptakan pembelajaran yang berpusat pada siswa. Namun, guru di MI Mathla’ul Anwar III Pakisjaya masih terkendala dalam mengembangkan media interaktif. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kompetensi guru dalam membuat video pembelajaran interaktif menggunakan Lumi Education (H5P). Program ini merupakan tindak lanjut strategis dari pelatihan video dasar sebelumnya, guna menyempurnakan aspek interaktivitas yang belum optimal. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan Participatory Action Research dengan model Direct Instruction dan pendampingan intensif selama 12 JP. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada pemahaman konseptual dan keterampilan teknis mitra. Guru berhasil memproduksi video ajar berbasis HTML5 yang dilengkapi kuis otomatis dan dapat diakses secara offline. Simpulan kegiatan ini menegaskan bahwa Lumi Education efektif mengubah pola pembelajaran dari pasif menjadi aktif serta menjadi solusi teknologi tepat guna bagi sekolah dengan keterbatasan internet.Wahyudin FitriyanaAbdul Kodir Al-BaehakiYousef Bani AhmadIwan RidwanLia Eka SeptiElia Nurindah SariThaufan Abiyuna Ridwan
Copyright (c) 2026 SABAJAYA Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
https://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0
2026-10-082026-10-0840510.59561/sabajaya.v4i05.876