Tantangan Implementasi Integrated Sustainability Reporting di Indonesia pada era Pelaporan Wajib

Authors

  • Nurmala Universitas Muhammadiyah Tangerang

Abstract

Pelaporan keberlanjutan di Indonesia telah memasuki babak baru sejak Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mewajibkan penerbitan laporan keberlanjutan melalui POJK Nomor 51/POJK.03/2017, dan babak ini semakin ditegaskan dengan pengesahan Standar Pengungkapan Keberlanjutan (SPK) oleh Dewan Standar Keberlanjutan Ikatan Akuntan Indonesia pada 1 Juli 2025, yang mengadopsi IFRS S1 dan IFRS S2 dan akan berlaku efektif per 1 Januari 2027. Artikel ini bertujuan mengkaji secara kritis tantangan implementasi Integrated Sustainability Reporting (ISR) di Indonesia pada masa transisi menuju rezim pelaporan wajib tersebut. Dengan pendekatan tinjauan literatur naratif-kritis (critical narrative review) terhadap publikasi ilmiah, laporan resmi regulator, dan dokumen kebijakan tahun 2020–2026, penelitian ini mengidentifikasi empat kelompok tantangan utama, yaitu keterbatasan sumber daya dan kapasitas organisasi, persoalan kualitas dan keandalan data, kesulitan dalam penentuan materialitas, serta rendahnya pemahaman terhadap standar pelaporan yang terus berevolusi. Hasil kajian menunjukkan bahwa kewajiban pelaporan belum serta-merta menghasilkan pelaporan yang bermakna secara substantif, karena masih banyak perusahaan yang cenderung memenuhi kepatuhan secara simbolis (symbolic compliance) ketimbang menginternalisasi nilai keberlanjutan ke dalam strategi bisnis. Artikel ini juga menelaah dampak kewajiban pelaporan terhadap transparansi, akuntabilitas, dan kepercayaan pemangku kepentingan, serta merumuskan strategi peningkatan kualitas ISR yang mencakup penguatan tata kelola keberlanjutan, investasi pada sistem data terintegrasi, kolaborasi lintas regulator, dan penyediaan asurans independen.

References

Ahadiat, A., Shamim, A., Jimad, H., & Kesumah, F. S. D. (2024). Assessing the impact of sustainability report disclosures and CEO attributes on the Indonesian energy sector: implications for capital market performance. Cogent Business and Management, 11(1). https://doi.org/10.1080/23311975.2024.2392044

Arkoh, P., Costantini, A., & Scarpa, F. (2024). Determinants of sustainability reporting: A systematic literature review. Corporate Social Responsibility and Environmental Management, 31(3), 1578–1597. https://doi.org/10.1002/csr.2645

BINUS Accounting. (2025, 18 Desember). Accounting – IFRS S1 & S2 Sustainability Standards: Preparing Indonesia for the 2027 Deadline. https://accounting.binus.ac.id/2025/12/18/ifrs-s1-s2-sustainability-standards-preparing-indonesia-for-the-2027-deadline/

Determinants of Sustainability Report Quality in Indonesian Public Companies: An Isomorphism Theory Approach. (2023). International Journal of Sustainable Development and Planning, 18(12), 3909–3921. https://doi.org/10.18280/ijsdp.181222

Dewi, K. G. P., Martini, N. P. R., & Ratnasari, N. M. D. (2026). The impact of sustainability reports, sustainability accounting, and environmental innovation on the achievement of the Sustainable Development Goals (SDGs): Empirical evidence on consumer goods companies in the food and beverage sub-sector in Indonesia. Journal of Governance, Taxation, and Auditing, 4(3), 673–682. https://journalkeberlanjutan.com/index.php/JoGTA/article/download/1791/1476/7804

Hidayati, I. (2023). Sustainability Reporting in Indonesia: A Systematic Literature Review. Jurnal GeoEkonomi, 14(2), 213–246. https://doi.org/10.36277/geoekonomi.v14i2.319

IFAC. (2025, 2 September). How Ikatan Akuntan Indonesia Strengthened Indonesia’s Role in the Global Sustainability Reporting Landscape. International Federation of Accountants. https://www.ifac.org/knowledge-gateway/discussion/how-ikatan-akuntan-indonesia-strengthened-indonesia-s-role-global-sustainability-reporting-landscape

Ikatan Akuntan Indonesia (IAI). (2025). Indonesia Launches Sustainability Disclosure Standards based on IFRS S1 and S2. https://web.iaiglobal.or.id/Berita-IAI/detail/indonesia_launches_sustainability_disclosure_standards_based_on_ifrs_s1_and_s2

Indonesia Environment & Energy Center (IEC). (2026). Sustainability Report Indonesia 2026: Panduan POJK 51, GRI & IFRS. https://environment-indonesia.com/laporan-keberlanjutan-sustainability-report-indonesia/

Jurnal Akuntansi Keuangan dan Perpajakan. (2026). Integrasi ISSB dan Integrated Reporting dalam pelaporan korporasi di Indonesia. Jurnal Akuntansi Keuangan dan Perpajakan, 2(4), 829–839. https://jurnal.globalscients.com/index.php/jakp/article/download/1306/1280/3800

Journal of Law, Administration, and Social Science. (2024). Perkembangan sustainability reporting dan integrated reporting di Indonesia: Sebuah scoping review. Journal of Law, Administration, and Social Science, 4(6). https://jurnalku.org/index.php/jolas/article/download/737/811/8303

Otoritas Jasa Keuangan (OJK). (2025). Peluncuran Standar Pengungkapan Keberlanjutan IAI. Sustainable Finance OJK. https://keuanganberkelanjutan.ojk.go.id/keuanganberkelanjutan/id/newsmedia/detailnews/3842/peluncuran-standar-pengungkapan-keberlanjutan-iai

Downloads

Published

2026-07-30